Beberapa kegiatan Kulabangga dalam rangka Idul Fitri 143H

Buka bersama di RM Handayani Matraman Jakarta Pusat dalam rangka persiapan kegiatan sosial menghadapi Idul Fitri 1435H. Mudik Gratis bekerja sama dengan Pemda, Pemprov, Bank Jateng, Paguyuban Jawa Tengah, dan Seluruh Paguyuban Selengkapnya »

Selamat Idul Fitri 1435H

Ketua beserta Jajaran Pengurus Kulabangga mengucapkan SELAMAT IDUL FITRI 1434H, MOHON MAAF ATAS SEGALA SALAH DAN KHILAF. Selengkapnya »

Bantuan KULABANGGA mengalir ke Masyarakat Purbalingga

- Anak yatim dan kaum dhuafa di bawah asuhan beberapa panti asuhan di Purbalingga mendapatkan santunan Kumpulan Lare Purbalingga (Kulabangga) Jakarta. Santunan berupa uang tunai dan kitab suci Alqur’an, secara simbolis diserahkan Selengkapnya »

Ramadhan Tiba

SEGENAP PENGURUS KULABANGGA MENGUCAPKAN SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA RAMADHAN. SEMOGA AMAL IBADAHNYA DITERIMA ALLAH S.W.T. Selengkapnya »

KULABANGGA BERGERAK CEPAT MEREKRUT PESERTA MUDIK GRATIS

Sebagaimana tradisi yang terjadi di Indonesia khususya, yaitu mudik menjelang lebaran. Lebaran tanpa mudik serasa lebaran belum sempurna. Itulah kira – kira yang dirasakan masyarakat Indonesia khususnya. Dari tahun ke tahun, pemerintah Selengkapnya »

 

Aktifitas Gunung Slamet kembali meningkat, pendaki dilarang naik.

gunung slamet purbalingga

Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) meminta pendaki Gunung Slamet tidak melakukan pendakian selama ditetapkan siaga I (Waspada) pada Kamis lalu, 7 Agustus 2014.

Saat ini, warga yang berada di jalur dataran tinggi Pemalang, Purbalingga dan Purwokerto, Jawa Tengah dilarang untuk beraktivitas dari jarak 500 meter.

“Beberapa kali terdengar letusan kecil dan terdengar suara gemuruh di Gunung Slamet. Jadi, pendakian saat ini harus dibatalkan dulu,” ungkap Kepala PPGA Desa Gambuhan kabupaten Pemalang, Sudrajat, Minggu 10 Agustus 2014.

Dia mengatakan, status Gunung Slamet saat ini waspada, mengingat meningkatnya aktivitas vulkanologi selama beberapa hari terakhir. Frekuensi letusan kecil vulkanik Gunung yang terekam hampir setiap hari. Bahkan, suara dentuman terkadang terdengar dari Gunung.

“Ibaratnya, Gunung Slamet saat ini masih tertidur, kemudian terbangun lagi,” beber dia.

Dia menuturkan, pada saat malam 17 Agustus, pihaknya mengimbau agar tidak melakukan pendakian lebih dulu. Meski begitu, pendaki harus meminta informasi dari instansi terkait, jika tetap memaksakan melakukan pendakian.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Sarwa Pramana, menyebut pemantauan pada 9 Agustus 2014 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, telah terjadi 50 kali gempa letusan dan 468 kali gempa hembusan.

Sarwa menuturkan, saat suasana cerah teramati satu kali semburan material pijar dengan tinggi 300 meter, lima kali terdengar suara gemuruh, 21 kali sudara dentuman sedang-kuat, dan 17 kali tampak sinar api dengan tinggi 150-300 meter dari puncak.

“Jadi, aktivitas Gunung Slamet tetap waspada. Masyarakat agar tidak beraktivitas di radius dua kilometer dari puncak. Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di luar dua km dari puncak agar tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa,” tambahnya

Yuk kita saksikan fenomena bulan purnama terdekat dengan bumi malam ini

tmp_9842-154037_supermoon_luar1100103023

Fenomena bulan purnama terdekat atau yang lebih dikenal dengan istilah supermoon muncul lagi tahun ini. Bulan purnama kali ini tampak 10 persen lebih besar dari bulan purnama biasanya.

Peneliti dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Jamaludin mengatakan, Supermoon merupakan fenomena periodik yang terjadi karena jarak bulan berada paling dekat dengan bumi. Orbit bulan terjadi dengan lingkar yang tidak sempurna, melainkan berbentuk elips, sehingga tampak lebih besar.

Dijelaskan Thomas, istilah supermoon biasa digunakan dalam astrologi, sedangkan dalam astronomi disebut bulan purnama terdekat. Jarak biasanya antara bulan dan bumi adalah 384 ribu km. Namun saat terjadi supermoon, jaraknya menjadi 357 ribu km.

“Pada hari ini berjarak sekitar 357 ribu km. Jadi ini yang disebut dengan supermoon karena jarak yang terdekat. Dan kalau dibandingkan dengan jarak rata-rata berarti sekitar 30 ribu km perbedaannya, sekitar 10 persen lebih besar dibanding dengan rata-rata bulan purnama biasa,” ujar Thomas, Minggu (23/6/2013).

Thomas mengatakan, jika ingin membandingkannya memang harus dilakukan menggunakan alat dan data. Para pecinta fotografi bisa mengabadikan momen yang terakhir kali terjadi pada 5-6 Mei 2012 lalu ini mulai magrib (23/6) hingga menjelang terbit matahari esok hari (24/6).

“Kalau dilihat sebagai orang awan, tanpa menggunakan alat memang hanya tampak seperti bulan purnama biasa. Astronom bisa membandingkannya karena dilakukan dengan data sebelumnya,” jelasnya.

“Bagi penggemar fotografi bisa memanfaatkan fenomena purnama di ufuk dengan latar depan yang menarik, tentu ini menjadi daya tarik. Malam besok juga masih tergolong dekat, kalaupun tidak berkesempatan malam ini, kemungkinan besok malam masih ada. Namun jarak maksimum yang terdekat ya malam ini,” tambahnya.

4 Fakta Unik tentang Urine

892e61da-1895-44ad-a0f6-a4fea0ec180b_toilet

Ibarat sidik jari, urine setiap manusia pun berbeda-beda. Dari mulai warna, aroma, hingga frekuensinya. Nah, berikut ini adalah beberapa fakta unik mengenai urine yang dapat Anda simak :

1. Warna
Warna urine memang berbeda-beda karena warna yang dihasilkan urine merupakan gambaran kondisi kesehatan seseorang.

Warna urine yang terang menunjukkan seseorang lebih sehat dibandingkan orang yang memiliki urine berwarna gelap. Anda pun patut waspada bila urine berwarna gelap sebab hal ini menunjukkan ginjal tidak sehat atau Anda sedang mengalami dehidrasi.

Oleh karena itu, warna urine yang baik adalah kuning muda. Jika urine tidak menunjukkan warna tersebut, minum saja air putih lebih banyak.

2. Frekuensi
Terlalu sering atau terlalu jarang mengeluarkan urine juga menandakan adanya masalah kesehatan. Di luar faktor kehamilan, terlalu sering buang air kecil menunjukkan gejala diabetes, atau terlalu banyak mengonsumsi kafein dan alkohol. Sebaliknya, bila Anda jarang buang air kecil, Anda berarti mengalami dehidrasi atau kurang asupan cairan.

3. Kontrol
Tertawa hingga terkencing-kencing bukan istilah belaka. Pasalnya, kondisi ini memang bisa saja terjadi kepada siapa pun. Permasalahan ini terjadi karena seseorang kehilangan kontrol kandung kemihnya saat melakukan aktivitas seperti tertawa, batuk, bahkan bersin.

Penyebabnya adalah otot-otot dasar panggul yang melemah. Anda bisa menguatkannya dengan melakukan kegel.

4. Aroma
Aroma atau bau urine seseorang dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsinya. Artinya, mengonsumsi makanan dengan aroma menyengat akan berpengaruh pada bau urine. Tapi, bila perubahan aroma pada urine disertai nyeri, panas, atau frekuensi pengeluaran urine yang terus-menerus, Anda perlu waspada.

Demikian pula jika urine mengandung darah, warnanya konsisten seperti air teh, nyeri saat buang air kecil, bau urine yang tajam, dan buang air kecil yang berlebihan, ini merupakan gejala dari gagal ginjal atau penyakit kandung kemih.

Anda bisa memperbaiki kondisi ini dengan mengonsumsi buah dan sayuran, meminum air putih 8 gelas sehari, olahraga, dan menjaga berat badan yang normal dan sehat.