Bersama Kulabangga, ada yang menarik dalam progam mudik bersama gratis tahun ini untuk warga Purbalingga di Jabodetabek

Sebagaimana tahun tahun sebelumnya, Kulabangga bekerja sama dengan seluruh paguyuban Kabupaten / Kota se Jawa Tengaha kembali mengadakan program Mudik Gratis. Kegiaan ini di sponsori oleh Pemkab / Pemkot se Jawa Tengah, Selengkapnya »

DIRGAHAYU PURBALINGGA KE 184

KAMIS, 18 – 12 – 2014…. Segenap Pengurus Kulabangga (Kumpulan Lare Purbalingga) mengucapkan Selamat hari jadi Purbalingga yg ke 184… Harapan dan Doa selalu di utk kemakmuran, kesejahteraan, kemajuan ekonomi yg merata Selengkapnya »

Program Kerja Jangka Pendek Kulabangga

Notulen Rapat Kerja Menyusun Rencana Kerja Kulabangga 2014. Rapat dipimpin oleh Ketua Bidang Organisasi dan Hubungan Antar Lembaga, Bpk Sunarto. Rapat dilaksanakan pada hari Jum’at, tanggal 13 Desember 2024 di sekretariat II Selengkapnya »

Beberapa kegiatan Kulabangga dalam rangka Idul Fitri 143H

Buka bersama di RM Handayani Matraman Jakarta Pusat dalam rangka persiapan kegiatan sosial menghadapi Idul Fitri 1435H. Mudik Gratis bekerja sama dengan Pemda, Pemprov, Bank Jateng, Paguyuban Jawa Tengah, dan Seluruh Paguyuban Selengkapnya »

Selamat Idul Fitri 1435H

Ketua beserta Jajaran Pengurus Kulabangga mengucapkan SELAMAT IDUL FITRI 1434H, MOHON MAAF ATAS SEGALA SALAH DAN KHILAF. Selengkapnya »

 

Bersama Kulabangga, ada yang menarik dalam progam mudik bersama gratis tahun ini untuk warga Purbalingga di Jabodetabek

IMG_12949837226427

Sebagaimana tahun tahun sebelumnya, Kulabangga bekerja sama dengan seluruh paguyuban Kabupaten / Kota se Jawa Tengaha kembali mengadakan program Mudik Gratis. Kegiaan ini di sponsori oleh Pemkab / Pemkot se Jawa Tengah, Pemprov Jawa Tengah, dan Bank Jateng.

Program ini dilaksnakan dengan maksud dan tujuan untuk membantu saudara – saudara kita yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Karena bukan rahasia umum lagi, ketika mendekati Idul Fitri semua harga barang dipastikan naik. Dengan adanya program ini, setidaknya bisa membantu meringankan beban masyarakat terutama yang membutuhkan.

Ada yang menarik jika dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya. Bila tahun tahun sebelumnya hanya menggunakan armada bus, sedangkan tahun ini ada tambahan dengan menggunakan kereta api. Kereta api tersebut di berangkatkan dari Pasar Senen Jakarta sebanyak 2 (dua) rangkaian, yang terdiri dari 1 (satu) rangkaian melewati jalur selatan ( Bumiayu, Purwokerto, Kebumen, terakhir di Solo) dan 1 (satu) rangkaian melewati jalur utara ( Tegal, Kendal terakhir di Semarang).

Jadwal keberangkatan kegiatan ini dilaksanakan secara serentak 2 (dua) kali pemberangkatan. Bagi penumpang yang menggunakan armada bus akan diberangkatkan pada H-5 atau tanggal 12 Juli 2015 dari lapangan parkir TMII. Sedangkan bagi penumpang yang menggunakan kereta, diberangkatkan pada H-3 atau tanggal 15 Juli 2015 dari Pasar Senen. Seperti tahun – tahun sebelumnya, pelepasan dilakukan oleh Gubernur Jateng.

IMG_13014871000916

Bagi warga Purbalingga yang akan mengikuti mudik gratis bersama ini, silahkan menghubungi Pengurus Kulabanga. Persyaratannya sangat mudah yaitu memberikan fotocopy KTP Purbalingga,khusus bagi yang membawa anak dan belum memiliki KTP maka harus menyertakan Kartu Keluarga.

Batu klawing kembali memakan korban

tmp_20223-2015-02-27 20.44.462001789162

Supriyanto (35) warga Jalan Rubiah Sekar atau Stabelan, Kelurahan Purbalingga Wetan, Kecamatan Purbalingga tewas, Senin (9/3). Perajin batu akik ini sebelumnya kritis sejak Jumat (6/3) setelah pisau pembelah batu mengenai wajahnya.

Jenazah PNS pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Purbalingga ini dimakamkan, Senin (9/3) pukul 13.30 di pemakaman umum Desa Penaruban Kecamatan Kaligondang, di tempat kelahirannya. Seratus lebih orang, sebagian besar para kolega korban, termasuk para perajin batu akik yang menaruh rasa prihatin terhadap kematian korban, ikut mengantar hingga ke pemakaman.

Dari keterangan yang dihimpun, kejadian yang menimpa Anto (panggilan akrabnya) pada Jumat (6/3) sekitar jam 15.00. Saat itu ia sedang bekerja membuat batu akik pesanan konsumennya. Pekerjaan membuat batu akik belakangan dilakukan Anto, sambil mengisi waktu senggang, seusai bekerja sebagai PNS golongan satu.

Ketika sedang asyik membelah batu dari Kali Klawing, mendadak pisau gerinda pembelah batu pecah menjadi beberapa bagian. Nahas, salah satu pecahan itu mengenai muka korban, hingga bagian depan sampai belakang tengkorak sebelah kanan korban terluka cukup parah.

Mengetahui kejadian itu, istri korban, Tuti yang saat itu hendak sholat, menjerit. Ia pun segera mendekap suaminya yang bersibah darah, dan berteriak meminta pertolongan tetangganya. Korban segera dilarikan ke RSUD dr Goetheng Taroenadibrata. Namun karena luka-lukanya yang sangat serius, akhirnya korban dirujuk ke RS Siaga Medika, Banyumas.

“Hari Sabtu (7/3) korban sempat menjalani operasi. Namun karena lukanya sangat parah, akhirnya korban meninggal Senin (9/3) pagi,” kata salah satu tetangga korban, Prasetyo.

Tuti, istri korban menambahkan, sebelum kejadian, sebenarnya dia sudah bilang kepada suaminya kalau suara mesin gerinda pembelah batu kok berbeda tidak seperti biasanya. Namun hal itu tidak dihiraukan oleh Anto, dan tetap saja menjalankan pekerjannya membelah batu. Sampai akhirnya terjadi musibah yang memilukan itu.

Belakangan diketahui, pecahan pisau gerinda pemotong batu itu juga terbang menerjang seng rumah korban hingga tembus ke belakang rumah korban. Bahkan ada pula yang terbang hingga ke belakang rumah makan Flamboyan sekitar 200 meter dari tempat kejadian. Korban meninggalkan istri dan dua anak.

Sumber ;www.suaramerdeka.com