Anda ingin membawa mudik sepeda motorsecara gratis..?? Begini syaratnya

Layanan angkutan motor gratis bagi pemudik lebaran tahun ini kembali disiapkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Rencananya, ada sekitar 12 ribu kuota yang disiapkan. Pendaftaran sendiri akan mulai dibuka pada 1 Juni 2015 nanti. Selengkapnya »

Bersama Kulabangga, ada yang menarik dalam progam mudik bersama gratis tahun ini untuk warga Purbalingga di Jabodetabek

Sebagaimana tahun tahun sebelumnya, Kulabangga bekerja sama dengan seluruh paguyuban Kabupaten / Kota se Jawa Tengaha kembali mengadakan program Mudik Gratis. Kegiaan ini di sponsori oleh Pemkab / Pemkot se Jawa Tengah, Selengkapnya »

DIRGAHAYU PURBALINGGA KE 184

KAMIS, 18 – 12 – 2014…. Segenap Pengurus Kulabangga (Kumpulan Lare Purbalingga) mengucapkan Selamat hari jadi Purbalingga yg ke 184… Harapan dan Doa selalu di utk kemakmuran, kesejahteraan, kemajuan ekonomi yg merata Selengkapnya »

Program Kerja Jangka Pendek Kulabangga

Notulen Rapat Kerja Menyusun Rencana Kerja Kulabangga 2014. Rapat dipimpin oleh Ketua Bidang Organisasi dan Hubungan Antar Lembaga, Bpk Sunarto. Rapat dilaksanakan pada hari Jum’at, tanggal 13 Desember 2024 di sekretariat II Selengkapnya »

Beberapa kegiatan Kulabangga dalam rangka Idul Fitri 143H

Buka bersama di RM Handayani Matraman Jakarta Pusat dalam rangka persiapan kegiatan sosial menghadapi Idul Fitri 1435H. Mudik Gratis bekerja sama dengan Pemda, Pemprov, Bank Jateng, Paguyuban Jawa Tengah, dan Seluruh Paguyuban Selengkapnya »

 

Puasa adalah Ibadah Abadi, ini buktinya.

tmp_8754-IMG_20150623_163504-1268949372

Berbeda dengan ibadah-ibadah yang lain, ibadah puasa diwajibkan oleh Allah SWT tidak hanya bagi umat Islam, tetapi juga bagi umat-umat terdahulu, seperti diterangkan secara eksplisit dalam ayat al-shaum, al-Baqarah ayat 183.

Menurut sejumlah pakar tafsir, terutama yang menyandarkan pendapatnya pada Ibn Abbas, frasa “al-ladzina min qablikum” pada ayat di atas menunjuk pada Ahl al-Kitab, yaitu orang-orang Yahudi, umat Nabi Musa AS dan orang-orang Nasrani, umat Nabi Isa AS.

Seperti diketahui, Nabi Musa berpuasa selama 40 hari. Orang-orang Yahudi berpuasa Asyura, puasa tanggal 10 bulan ketujuh dalam kalender mereka. Di luar itu, ada beberapa hari lain mereka harus puasa. Orang-orang Nasrani juga puasa.

Puasa mereka tidak berbeda dengan orang-orang Yahudi, di antaranya, puasa besar, satu hari sebelum Hari Raya Paskah. Imam al-Alusi dan juga Fakhruddin al-Razi memahami lebih luas ‘umat terdahulu,’ tak hanya Ahli Kitab, Yahudi dan Nasrani, tetapi semua umat manusia, sejak dari Nabi Adam AS hingga sekarang.

Syekh Muhammad Abduh malah lebih luas lagi, dengan menunjuk puasa yang dilakukan kaum paganis, baik di Mesir kuno, Yunani, Romawi, maupun India.

Bagi Abduh, fakta ini menunjukkan adanya benang merah, kesatuan (sumber) agama (wahdat al-din) ditilik dari prinsip-prinsip agama dan cita-cita atau tujuan mulia yang dibawanya. Umat Islam dapat memetik pelajaran atau hikmah dari kenyataan bahwa puasa merupakan ibadah abadi yang diwajibkan oleh Allah kepada semua umat manusia. Tak ada umat dari seorang nabi, kecuali diwajibkan atas mereka puasa.

Setidaknya, ada tiga pelajaran penting yang dapat dipetik. Pertama, al-ihtimam bi hadzih-I al-`ibadah, kita mesti memberi perhatian khusus pada ibadah ini, memahami berbagai keutaman yang ada di dalamnya, serta memanfaatkan sebaik mungkin untuk mempertinggi ibadah dan amal kebajikan agar kita menjadi orang takwa.

Kedua, an-la yatstatsqilu bi hadzih-I al-ibadah, kita tidak sepatutnya merasa berat dengan ibadah puasa. Kalaulah ada perasaan semacam itu, sadarilah bahwa ibadah ini juga dibebankan kepada umat-umat terdahulu.

Dikatakan, kalau kita menyadari bahwa rasa berat atau kesulitan itu menimpa semua orang maka kesulitan itu akan terasa ringan.

Ketiga, itsarat al-qiyam bi hadzih-I al-faridhah, agar kita terdorong dan termotivasi melaksanakan kewajiban (puasa) ini sebaik mungkin, melebihi umat terdahulu. Di sini ada logika keunggulan (al-afdhaliyah wa al-khairiyah) yang mesti dibangun umat Islam, sebagaimana diutarakan Sayyid Thanthawi.

Umat Islam telah dinobatkan oleh Allah SWT sebagai umat terbaik, (khaira ummah) atas umat terdahulu (QS Ali Imran [3]: 110). Kalau puasa diwajibkan kepada umat terdahulu, semua umat, tanpa kecuali, dan mereka mampu melaksanakan maka sesuai dengan logika keunggulan tadi, umat Islam sebagai umat terbaik harus mampu dan sanggup melaksanakan ibadah ini secara lebih baik lagi.

Sebagai ibadah abadi dan universal, puasa bila dilaksanakan dengan benar dan tulus karena Allah (imanan wa ihtisaban) maka ia akan mengantar kita sebagai pribadi maupun bangsa menuju kemuliaan dan keadaban. Wallahu a`lam!

Mudik Gratis bawa sepeda motor, masih terbuka lebar.

IMG_13014871000916

Pendaftaran

Pendaftaran secara online dibuka tanggal 1 Juni 2015 s.d. 30 Juni 2015, dengan mengakses ke alamat: mudikgratis.dephub.go.id
Pendaftaran secara langsung (dilokasi) dibuka tanggal 15 Juni 2015 s.d. 8 Juli 2015 bertempat di Gedung Cipta Kantor Pusat Kementerian Perhubungan di Jl. Medan Merdeka Barat No. 8 Jakarta.
Pendaftaran secara langsung di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan dibuka setiap hari Senin-Kamis pukul 08.30-15.00 WIB, Jumat pukul 08.30-11.00 WIB dan pukul 13.30-16.00 WIB, serta Sabtu-Minggu pukul 09.00-15.00 WIB.
Satu orang peserta hanya bisa mendaftar untuk 1 (satu) moda.
Bacalah baik-baik tata cara pendaftaran mudik gratis.
Para peserta tunduk pada ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Silahkan klik : http://mudikgratis.dephub.go.id/